KONTAN.CO.ID – Masakan Padang menjadi salah satu jenis masakan tradisional yang disukai banyak orang di Indonesia. Keberadaan warung masakan khas Minang ini kerap kita jumpai di segala tempat. Mulai dari tingkat perumahan hingga kelas pusat belanja serta restoran kelas hotel berbintang.

Melihat potensi masih yang masih positif,  Bhakti Desta Alamsyah mendirikan Warung Padang Sejuta Raso sejak 2009 lalu di Bandung. Meihat respon yang positif dari pasar, ia pun mulai berani ekspansi dengan menawarkan kemitraan usaha sejak tahun lalu.

Ada tiga paket investasi yang ditawarkan, yaitu paket Rp 250 juta, paket Rp 300 juta, dan paket Rp 350 juta. Paket berdasarkan luas lokasi. Untuk paket Rp 250 juta luas lokasi usaha minimal 50 m²,  paket Rp 300 juta 100 m², dan paket Rp 350 juta lebih dari 150 m².

Dengan modal tersebut, mitra bakal mendapatkan fasilitas kerjasama franchise selama lima tahun, peralatan usaha lengkap, desain dan renovasi interior, kemasan, pemasaran,  pelatihan karyawan, standar operasional, dan bahan baku awal. “Jadi investasi yang kami tawarkan itu paket lengkap. Mitra bisa langsung siap jalankan bisnisnya,” kata Bhakti ke KONTAN.

Laiknya warung makan Padang lainnya, Sejuta Raso juga menyajikan aneka menu masakan Padang seperti gulai ayam, rendang, telur balado, ayam balado, gulai ikan, dan sebagainya. Dengan harga sekitar Rp 10.000 sampai Rp 25.000 per porsi menu.

Bicara soal omzet, Bhakti menjelaskan setiap gerai Warung Padang Sejuta Raso bisa mengantongi omzet sekitar Rp 3 juta sampai Rp 5 juta per harinya. Praktis, perkiraan omzet tiap bulan sekitar Rp 90 juta sampai
Rp 120 juta.

Dengan perhitungan tersebut, mitra diperkirakan bisa  balik modal sekitar 12 bulan-16 bulan. Bhakti menjelaskan pihak pusat tidak menarik biaya royalti bulanan sebelum mitra mencapai balik modal. Namun saat sudah balik modal, ada biaya royalti yang dikenakan, yakni sebesar 5{692fc68b9f6da42f1839bc6f7e3424a05a3a60f80396e3be7327face35ea8634} dari omzet. Selain itu, mitra juga wajib membeli semau bahan baku dari pusat. “Royalti tersebut untuk biaya manajemen,” tuturnya.

Bhakti berharap, ke depannya Warung Padang Sejuta Raso bisa menjadi bisnis kuliner terkemuka di Indonesia yang menyajikan 100{692fc68b9f6da42f1839bc6f7e3424a05a3a60f80396e3be7327face35ea8634} karya kuliner masakan asli Padang dengan citarasa mendunia. Sayang, ia tidak merinci soal target jumlah gerai yang dibidik dari program kemitraan tersebut.  

Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI), Levita Supit berpendapat potensi pasar untuk masakan Padang sudah tak diragukan lagi. Masakan yang tergolong merakyat ini tentu pasarnya masih luas. Maka, untuk potensi pasar, pelaku usaha masih memiliki jaminan.

Akan tetapi, pelaku usaha rumah makan Padang juga sangat menjamur. “Kita bisa menemukan rumah makan padang bahkan setiap seratus meter sekali. Banyak pemainnya memang. Mulai dari kelas kaki lima sampai resto,” kata Levita.

Persaingan usaha yang ketat pasti bakal dialami oleh para pelaku usaha. Oleh karena itu, Levita menyarankan agar para pelaku usaha rumah makan padang bisa menjaga kualitas cita rasa dan pelayanan. Di samping itu, target market yang pasti juga akan memudahkan mereka untuk mendapatkan pasarnya.

Jangan melupakan pula kualitas rasa dan pelayanan terhadap konsumen. Termasuk juga dalam membidik target pasar. Apakah untuk orang kebanyakan atau segmen pasar tertentu.       

Warung Padang Sejuta Raso
Apartment Gateway  Cidadas Blok Emerald Barat LG B 11
Jl Ahmad Yani No 669
Bandung, Jawa Barat
HP. 08122488881

Reporter: Elisabeth Adventa
Editor: Johana K.

Reporter: Elisabeth Adventa
Editor: Johana K.