KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perusahaan rintisan yang melayani penjualan motor secara online, Moladin telah menerima suntikan dana dari investor pada bulan 2018 sebesar US$ 1,2 juta atau setara dengan Rp 17,1 miliar. Suntikan tersebut didapatkan dari East Ventures, Berjaya Group dan Ethos Partners. 

Kini di tahun 2019, Moladin menargetkan bisa menjual 15.000 motor lewat platform milik perusahaan.

Mario Tanamas, COO Moladin mengatakan sampai saat ini perkembangan bisnis start up Moladin semakin berkembang dengan baik. Tahun ini Moladin akan berekspansi ke beberapa kota-kota besar di Indonesia dan lebih banyak lagi brand-brand yang akan di jual.

Kemudian pihaknya juga bakal menyasar segmen atau pasar baru seperti pemakai credit card dan akan mulai menjual sparepart, apparel, dan perawatan motor.

Sejak diluncurkan pada November 2017, Mario mengklaim pertumbuhan bisnisnya semakin meningkat. Apalagi di tahun 2018. Moladin berhasil menjual lebih dari 2.000 motor lewat platform penjualan online-nya.

“Sebenernya kita tidak memasang target yang terlalu strict tahun kemarin. Tapi kita cukup senang karena tahun 2018 berhasil jual lebih dari 2.000 motor,” Kata Mario kepada Kontan.co.id, Senin (7/1).

Ia juga menyebutkan di tahun 2019 ini, Moladin menargetkan bisa menjual hingga 15.000 motor. Moladin juga akan mengembangkan teknologi payment gateaway. 

Untuk potensi suntikan dana lagi, Mario mengatakan sangat terbuka kepada calon investor. Yang pasti dana tersebut digunakan untuk biaya operasional dan marketing seperti prospek pembeli dan membangun brand awareness. “Kita open to discuss kalau memang ada investor yang berminat,” Ujarnya.

Sebagai informasi, perusahaan rintisan tersebut didirikan guna memberikan solusi untuk pembelian motor secara online. Start up tersebut juga membantu para diler motor yang ingin bekerja sama dengan Moladin. 

Moladin akan mencarikan motor, dan membantu konsumen mendapatkan pembiayanan. “Nanti diler hanya perlu mengirimkan barangnya ketika pengajuan kredit konsumen telah disetujui,” tutupnya.

Reporter: Venny Suryanto
Editor: Tendi

Reporter: Venny Suryanto
Editor: Tendi